‎Setahun Memimpin Kabupaten Tangerang, Maesyal–Intan Sampaikan Hasil Pembangunan Daerah.

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi memaparkan berbagai capaian krusial dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah yang mencakup sektor ekonomi hingga pelayanan publik.

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa seluruh langkah strategis yang diambil tetap berpijak pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai komitmen mewujudkan masyarakat yang berdaya saing.

‎”RPJMD menjadi panduan utama kami dalam menjalankan pembangunan daerah. Di dalamnya terdapat visi besar serta program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Maesyal dalam pemaparannya di hadapan media pada Selasa (10/3) di Pendopo Bupati Tangerang.

‎Fokus utama pembangunan diarahkan pada lima pilar penting, yakni tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta lingkungan hidup guna merespons dinamika kebutuhan penduduk Kabupaten Tangerang yang sangat besar.

‎Lonjakan Indikator Kesejahteraan Masyarakat :

‎Data menunjukkan tren positif pada berbagai indikator makro selama tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat naik menjadi 76,74 dari angka sebelumnya 76,19 pada tahun 2024.

‎Sektor ekonomi turut menunjukkan taringnya dengan laju pertumbuhan yang meningkat menjadi 5,27 persen. Hal ini dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 6,42 persen serta penurunan tingkat pengangguran terbuka ke angka 5,94 persen.

‎Kesehatan masyarakat juga membaik dengan meningkatnya usia harapan hidup menjadi 75,63 tahun. Selain itu, angka stunting berhasil ditekan dari 7,7 persen menjadi 6 persen pada tahun 2025.

‎Transformasi Digital dan Birokrasi :

‎Melalui program Pemerintahan Inovatif, Maju dan Smart (PRIMA), Pemkab Tangerang melakukan digitalisasi layanan administrasi kependudukan hingga ke tingkat kecamatan serta memperluas jangkauan Gerai Pelayanan Publik (GPP.

‎Penguatan sumber daya manusia aparatur juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah telah melakukan penataan melalui pengangkatan 475 CPNS, 1.219 PPPK tahap I, 177 PPPK tahap II, serta 8.205 PPPK paruh waktu.

‎Penyaluran Bantuan dan Perlindungan Sosial :

‎Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK) hadir sebagai solusi ekonomi. Sebanyak 17,25 ton beras telah disalurkan kepada 1.725 keluarga yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.

‎Di sisi lain, jaminan sosial ketenagakerjaan telah menjangkau 290.000 pekerja rentan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian untuk memastikan keamanan finansial pekerja di lapangan.

‎Akses Pendidikan dan Kesehatan Gratis :

‎Dalam sektor kesehatan, Universal Health Coverage (UHC) kini telah mencakup 100,49 persen atau sekitar 3,53 juta penduduk. Pemerintah juga merehabilitasi 35 puskesmas dan menambah 38 unit ambulans.

‎Pendidikan tidak luput dari perhatian dengan program sekolah swasta gratis yang menjangkau 160 SD dan SMP swasta bagi 35.784 siswa, serta pemberian Beasiswa Tangerang Gemilang bagi mahasiswa kurang mampu.

‎Masifnya Pembangunan Infrastruktur dan Pengendali Banjir
‎Pemerintah membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer serta 15 jembatan untuk konektivitas. Untuk mengatasi banjir, telah dibangun drainase sepanjang 9,29 kilometer, stasiun pompa, hingga normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi masyarakat dan media dalam mengawal jalannya pemerintahan selama setahun terakhir.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada para media dan masyarakat yang sudah memberikan masukan serta informasi. Hal itu menjadi barometer bagi kami dalam menjalankan tugas,” kata Intan.

‎”Pemerintah daerah akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,”tutupnya.

‎Red : RAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *