
Kota Tangerang – Kondisi saluran air di kawasan Jalan Juanda, dekat area Angkasa Pura II, dikeluhkan semakin memprihatinkan.
Saluran kecil di sepanjang jalan tersebut tampak dipenuhi tumpukan sampah, berair hitam pekat, dan mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kondisi tersebut.
Ia menilai tidak adanya pengawasan yang serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.
“Saluran air di sini kotor sekali, penuh sampah dan baunya luar biasa. PUPR sama Lingkungan Hidup seperti cuma kerja di kantor, tidak pernah turun langsung cek kondisi lapangan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia menambahkan, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada perbaikan berarti, sehingga dikhawatirkan dapat memicu banjir bila curah hujan tinggi serta membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.
Pengamatan di lokasi oleh media tintakota.com menunjukkan banyak sampah plastik, sisa makanan, dan limbah rumah tangga yang menumpuk dan menyumbat aliran air.
Bau busuk tercium hingga radius puluhan meter, membuat warga serta pedagang yang beraktivitas di sekitar merasa sangat terganggu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PUPR dan DLH Kota Tangerang belum memberikan tanggapan terkait keluhan masyarakat tersebut.
Masyarakat berharap kedua dinas tersebut segera turun ke lapangan dan melakukan pembersihan rutin, bukan hanya mengandalkan laporan di atas kertas, agar lingkungan kembali bersih dan nyaman.
















