Dari Rakyat untuk Rakyat, FPRB Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak di Kecamatan Benda

Forum Persatuan Rakyat Benda Berbagi Kepada Masyarakat Khusus nya Yang Terdampak Oleh Proyek Alun-Alun Pesawat.

Kota Tangerang – Forum Persatuan Rakyat Benda (FPRB) kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan dan terdampak kondisi ekonomi di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Kegiatan yang berlangsung secara sederhana namun penuh makna tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang lahir dari semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga. Bantuan sembako disalurkan kepada masyarakat sebagai upaya meringankan beban kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Ketua Forum Persatuan Rakyat Benda (FPRB), Heri Mauludin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal organisasi dalam menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“FPRB hadir bukan hanya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi warga. Semangat yang kami bangun adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujarnya 9 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, FPRB juga menyampaikan apresiasi kepada CV. Bintang Maha Putra yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut FPRB, bantuan yang diberikan bukan semata-mata persoalan nilai materi, melainkan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama terhadap kondisi masyarakat sekitar.

“Kami meyakini bahwa kekuatan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya solidaritas sosial antarwarganya. Ketika masyarakat saling membantu, maka nilai-nilai kemanusiaan akan tetap hidup,” tambahnya.

FPRB berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong serta kepedulian terhadap sesama.

Dengan mengusung semangat “Dari Rakyat untuk Rakyat”, FPRB menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai wadah aspirasi, melainkan juga sebagai sarana pengabdian dan aksi nyata untuk membantu warga yang membutuhkan.

“Hidup Rakyat, Hidup Solidaritas, Dari Rakyat untuk Rakyat.” Tutupnya Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *