
Kota Tangerang – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Ihya, Batuceper, Kota Tangerang, berlangsung khidmat dan meriah pada Minggu Pagi menjelang siang.
Acara yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah untuk Membentuk Generasi Berkarakter dan Berprestasi” ini dihadiri Camat Batuceper, jajaran pemerintah kecamatan, serta anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Gerindra, Apanudin S.T.
Pengamanan kegiatan turut dipimpin langsung Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan, bersama jajarannya.
Kehadiran para unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan pengasuh pesantren membuat kegiatan semakin semarak.
Para santri, masyarakat sekitar, hingga para ustaz turut memenuhi area acara untuk mengikuti rangkaian pembacaan maulid, selawat, dan tausiyah.
Camat Batuceper menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum memperkuat akhlak dan persatuan masyarakat.
“Nilai-nilai akhlak Nabi Muhammad SAW adalah fondasi bagi masyarakat yang damai dan beradab. Kami sangat mengapresiasi Ponpes Darul Ihya yang konsisten membina akhlak dan karakter generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Apanudin S.T, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren.
“Pesantren seperti Darul Ihya memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berprestasi. Pemerintah dan legislatif harus memperhatikan kebutuhan pendidikan, terutama yang menanamkan karakter dan moral,” kata Apanudin.
Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan, yang memastikan jalannya acara berlangsung aman dan kondusif, menuturkan bahwa kepolisian selalu siap menjaga keamanan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas.
“Kegiatan keagamaan seperti ini harus berlangsung dengan aman dan tertib. Kami pastikan seluruh rangkaian berjalan kondusif agar jamaah bisa beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang mengangkat keteladanan akhlak Rasulullah SAW dan pentingnya membentuk generasi yang berdisiplin, berprestasi, namun tetap rendah hati.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat Batuceper, dan keberkahan bagi para santri Ponpes Darul Ihya.
















