Jalan Raya M.Toha Berlubang Akibat Proyek PDAM, Warga Gerendeng Keluhkan Macet Parah dan Bahaya Kecelakaan

Kota Tangerang – Warga di sekitar Jalan M.toha,Pasar Baru RT 005/RW 004, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang akibat proyek penyambungan pipa milik PDAM Tirta Benteng.

Lubang-lubang bekas galian yang belum diperbaiki membuat arus lalu lintas tersendat parah dan meningkatkan risiko kecelakaan setiap hari.

Kondisi makin parah ketika memasuki jam pergi dan pulang kerja karyawan PT Panarub, di mana antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter.

Jalan yang sebelumnya memang sering macet, kini berubah menjadi titik kemacetan total.

Warga menilai lambatnya perbaikan jalan bukan hanya karena kinerja PDAM yang dinilai tidak sigap, tetapi juga akibat kurangnya koordinasi antara PDAM Tirta Benteng dan Dinas PUPR Kota Tangerang.

Warga menduga tidak ada sinkronisasi terkait standar pemulihan jalan, jadwal perbaikan, serta pengawasan proyek.

Salah satu warga menuturkan “Tidak ada lubang saja sudah macet. Sekarang ditambah bekas galian yang tidak dirapikan. Mobil dan motor harus mengerem mendadak, bahaya banget. PDAM lambat memperbaiki, dan PUPR juga kayaknya tidak mengawasi. Koordinasinya kurang.”ujar nya pada awak media Minggu 16 November 2025.

Minimnya pengawasan membuat bekas galian dibiarkan terlalu lama tanpa tindakan.

Pada malam hari, kondisi semakin berbahaya karena penerangan kurang memadai, memicu pengendara motor terperosok ke lubang.

Warga menuntut PDAM Tirta Benteng dan Dinas PUPR segera duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

Mereka menegaskan bahwa proyek pipa air bersih tidak boleh berdampak buruk pada keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari PDAM Tirta Benteng maupun Dinas PUPR mengenai keterlambatan perbaikan serta lemahnya koordinasi antar-instansi.

Masyarakat berharap pemerintah kota turun tangan agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.

Jika perbaikan tak segera dilakukan, kondisi jalan dikhawatirkan akan memicu kecelakaan serius dan memperparah kemacetan di salah satu akses vital Kota Tangerang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *