Drainase Tertutup Bangunan, Jalan Husen Sastranegara Banjir Setinggi Sebetis Orang Dewasa

Oplus_16908288

Kota Tangerang – Banjir setinggi sebetis orang dewasa menggenangi Jalan Husen Sastranegara atau kawasan Permata Bandara, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada setiap kali hujan turun. Genangan terjadi diduga akibat saluran air atau drainase yang tertutup bangunan di bibir sungai sehingga aliran air terhambat dan meluap ke badan jalan.

Air yang melimpah ke ruas jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu aktivitas warga sekitar. Sejumlah pengendara motor terpaksa memperlambat laju kendaraan karena khawatir mogok akibat genangan air.

Camat Benda, Ulum, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah menerima laporan warga dan melakukan pengecekan lapangan.

“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat terkait genangan di Jalan Husen Sastranegara. Hasil monitoring sementara menunjukkan adanya hambatan pada saluran air. Kami akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut agar tidak terulang kembali,” ujar Ulum 18 Febuari 2026.

Warga menduga, salah satu penyebab utama banjir adalah adanya bangunan yang berdiri di bibir sungai dan menutup sebagian akses drainase, sehingga jalur air tidak berfungsi maksimal saat curah hujan meningkat.

Salah seorang warga menyampaikan pernyataan kritis kepada instansi terkait.

“Kami minta Dinas PUPR Kota Tangerang segera turun melakukan normalisasi dan evaluasi total sistem drainase di wilayah ini. Jangan sampai setiap hujan deras, jalan utama ini selalu jadi langganan banjir,” tegasnya.

Warga lainnya juga mendesak penegakan aturan terhadap bangunan yang diduga melanggar garis sempadan sungai.

“Kalau memang ada bangunan yang menutup saluran atau berdiri di sempadan sungai, kami minta Satpol PP Kota Tangerang bertindak tegas sesuai aturan. Jangan tebang pilih. Ini menyangkut kepentingan umum dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat meminta keterlibatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan sungai untuk turun langsung melakukan peninjauan.

“BBWS harus melakukan investigasi menyeluruh. Kalau ada penyempitan sungai atau pelanggaran tata ruang, harus segera ditertibkan agar kejadian seperti ini tidak berulang,” kata warga lainnya.

Jalan Husen Sastranegara diketahui merupakan akses vital menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan jalur utama mobilitas warga Kecamatan Benda.

Warga berharap penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, melainkan disertai evaluasi menyeluruh terhadap tata ruang, fungsi drainase, serta penegakan hukum terhadap bangunan yang melanggar aturan di bantaran sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *