Lubang Galian PLN Di Curug Memakan Korban

KABUPATEN TANGERANG — Seorang pekerja proyek galian kabel dilaporkan tertimbun material longsoran tanah saat melakukan pekerjaan penggalian di kawasan Jalan Raya Curug, tepat di depan Pasar Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/12/2025) siang.

Peristiwa itu terjadi ketika korban yang tengah menggali tanah untuk pemasangan kabel PLN tiba-tiba tertimpa longsoran dinding galian. Kondisi tanah yang gembur diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya longsoran sehingga menutup sebagian tubuh korban.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang bersama warga sekitar langsung melakukan upaya penyelamatan. Dalam video yang beredar, sejumlah petugas tampak berusaha menggali timbunan tanah secara manual untuk mengevakuasi korban secepat mungkin.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari longsoran susulan. Ia menjelaskan bahwa korban berinisial C saat itu sedang melaksanakan pekerjaan rutin terkait pemasangan infrastruktur kabel.

“Korban sedang berada di dalam galian ketika material longsor tiba-tiba menimpa tubuhnya. Petugas bersama warga bergerak cepat membantu proses evakuasi,” ujar Taufik dalam keterangannya.

Hingga berita ini dirilis, BPBD masih melakukan pendalaman terkait kondisi korban serta faktor keselamatan kerja di lokasi proyek. Pihaknya juga mengoordinasikan dengan pihak kontraktor dan instansi terkait untuk memastikan standar keamanan di area penggalian.

Insiden ini menjadi perhatian publik lantaran pekerjaan proyek galian di tengah pemukiman padat sering kali tidak dilengkapi pengamanan yang memadai. Pemerhati keselamatan kerja menilai perlunya pengawasan ketat agar pekerja tidak menjadi korban kecelakaan akibat lemahnya prosedur keselamatan.

BPBD mengimbau agar seluruh proyek galian di Kabupaten Tangerang memastikan kelayakan dinding galian, penggunaan pelindung tanah, serta prosedur kerja aman sebelum pekerja masuk ke area galian. Evaluasi menyeluruh disebut perlu dilakukan demi menghindari insiden serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *