
JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dimanfaatkan sebagai momentum penegasan sikap ideologis partai terhadap ketidakadilan global.
Dalam pidato politiknya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara tegas mengutuk keras tindakan Amerika Serikat (AS) yang dinilai tidak mencerminkan nilai perikemanusiaan dan keadilan, khususnya terhadap negara-negara kecil dan lemah.
Megawati menilai bahwa negara adidaya kerap bertindak sewenang-wenang dengan mengedepankan kekuatan militer, tekanan ekonomi, dan intervensi politik demi kepentingannya sendiri, tanpa mempedulikan penderitaan rakyat sipil.
“Apa yang dilakukan negara besar terhadap negara kecil adalah bentuk ketidakadilan global. Ketika kekuatan dijadikan alat utama, maka kemanusiaan pasti dikorbankan,” tegas Megawati.
Presiden ke-5 Republik Indonesia itu menekankan bahwa praktik semacam ini bertentangan dengan nilai-nilai universal serta amanat Pembukaan UUD 1945 yang secara jelas menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.
“Bangsa Indonesia lahir dari perlawanan terhadap penindasan. Karena itu, kita tidak boleh diam ketika negara-negara kecil diinjak-injak hak dan kedaulatannya,” ujar Megawati di hadapan ribuan kader.
Megawati juga mengingatkan bahwa tatanan dunia yang adil tidak boleh dibangun di atas dominasi satu kekuatan besar. Menurutnya, perdamaian sejati hanya bisa terwujud jika semua bangsa diperlakukan setara dan bermartabat.
“Jangan bicara demokrasi dan hak asasi manusia jika praktiknya justru menindas bangsa lain. Itu kemunafikan politik global,” kata Megawati dengan nada keras.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan terus konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang berpihak pada perdamaian dunia, keadilan sosial, dan solidaritas internasional terhadap bangsa-bangsa tertindas.
Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan berlangsung khidmat dan sarat pesan ideologis, dihadiri jajaran pengurus DPP, kader, serta simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia.
