Kota Tangerang – Kinerja Polsek Benteng menuai sorotan tajam setelah dinilai lambat dalam menangani laporan dugaan kasus pemukulan yang terjadi di Apartemen Tree Park.
Peristiwa pemukulan tersebut dilaporkan oleh korban beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, penanganan kasus dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Kondisi ini memicu kekecewaan dari pihak korban dan masyarakat yang menilai aparat penegak hukum kurang responsif terhadap laporan yang telah masuk.
Menurut informasi yang dihimpun, korban telah melengkapi sejumlah bukti serta keterangan saksi. Namun, proses tindak lanjut dari pihak kepolisian disebut berjalan lambat tanpa kejelasan arah penanganan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen aparat dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat.
“Kasus ini sudah dilaporkan, tapi sampai sekarang belum ada perkembangan yang jelas. Kami berharap polisi tidak lamban dan segera bertindak tegas,” ujar salah satu perwakilan pihak korban.
Lambatnya penanganan ini juga dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Dalam situasi seperti ini, transparansi dan kecepatan respons menjadi hal krusial agar masyarakat merasa dilindungi dan tidak diabaikan.
Selain itu, kasus ini menjadi pengingat penting bahwa setiap laporan tindak pidana, terlebih yang menyangkut kekerasan, seharusnya menjadi prioritas utama aparat penegak hukum.
Penanganan yang berlarut-larut bukan hanya merugikan korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Benteng belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.
Keluarga Korbanpun mendesak agar aparat segera mengambil langkah konkret dan profesional dalam mengusut tuntas peristiwa ini, serta memastikan pelaku mendapat sanksi sesuai hukum yang berlaku.
















