Kota Tangerang – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan rel dekat Stasiun Tanah Tinggi pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta yang melintas.
Korban diketahui bernama Muhammad Atif, yang saat itu mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diduga melintas di perlintasan rel ketika kereta sedang melaju.
Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa korban diduga menerobos perlintasan saat palang pintu sudah tertutup. Akibatnya, tabrakan tidak dapat dihindari dan korban langsung terpental setelah tertabrak kereta.
Salah satu warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat.
“Tadi sekitar jam dua siang, kereta sudah mau lewat dan palang pintu sudah turun. Tiba-tiba ada motor yang tetap menerobos, tidak lama kemudian langsung tertabrak kereta. Suaranya keras sekali,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian bersama petugas perlintasan kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Sepeda motor korban terlihat mengalami kerusakan parah akibat benturan dengan kereta.
Seorang petugas di lokasi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan rel kereta api.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tidak menerobos palang pintu kereta api dan selalu mematuhi rambu keselamatan. Jika palang sudah tertutup, artinya kereta akan melintas dan itu sangat berbahaya,” ujar petugas di lokasi.
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar perlintasan dekat Stasiun Tanah Tinggi mengalami kepadatan karena banyak warga yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan kereta api dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
















