Jalan Baru Diperbaiki, Kini Rusak Lagi: Warga Dadap Putih Soroti Janji Perbaikan Pemerintah

Terlihat Pantauan Di lapangan Jalan yang berlubang di sertai genangan air,jika tidak segera di perbaiki kemungkinan akan mengakibatkan kecelakaan.

Kabupaten Tangerang – Kondisi Jalan Raya Prancis 9, tepatnya di depan Klinik Utama Dadap Putih, kembali menuai sorotan. Jalan yang belum lama diperbaiki kini sudah mengalami kerusakan, bahkan disertai genangan air yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

Kerusakan yang terbilang cepat ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Warga menilai kualitas pekerjaan perbaikan sebelumnya patut dipertanyakan, terlebih dengan munculnya genangan air yang diduga akibat sistem drainase yang tidak optimal.

Sejumlah warga juga mulai menyinggung janji pemerintah daerah, termasuk yang pernah disampaikan oleh Pak Bupati Maesyal Rasyid, terkait komitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan secara cepat dan maksimal.

Salah satu warga mengungkapkan kekecewaannya:

“Kami pernah dengar ada janji akan segera diperbaiki dengan baik. Tapi kenyataannya, baru sebentar sudah rusak lagi. Jadi wajar kalau masyarakat mulai meragukan realisasi janji tersebut.”tegasnya Ardi

Pengguna jalan lainnya juga menambahkan:

“Ini bukan sekadar rusak, tapi membahayakan. Kalau malam hari, lubang tertutup genangan air, tidak kelihatan. Kami berharap janji-janji itu benar-benar diwujudkan, bukan hanya disampaikan saja.”ungkapnya Bagas Selaku Buruh Di Kawasan Pabrik Dadap 27 Maret 2026.

Warga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik terhadap kualitas pekerjaan maupun pihak pelaksana proyek.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya memberikan janji, tetapi juga menunjukkan tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga, khususnya dalam hal infrastruktur dasar seperti jalan.

Hingga saat ini, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut secara serius dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *