Kota Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, SDN Jurumudi 1, SDN Jurumudi 3, dan SDN Jurumudi 4 menggelar apel bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak.
Usai pelaksanaan apel, para siswa mengikuti berbagai permainan tradisional yang disambut dengan antusias. Permainan seperti congklak, bola bekel, cap jongkok, dan berbagai permainan tradisional lainnya menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi para peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk mengenal kembali permainan tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Selain melestarikan budaya, permainan tradisional juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, kerja sama, serta melatih kemampuan bersosialisasi.
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan. Sekolah juga berkomitmen untuk melindungi, menghargai, dan memenuhi hak-hak anak demi terwujudnya generasi Indonesia yang hebat di masa depan.
Kepala SDN Jurumudi 3, Susilawati, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan apel bersama dan permainan tradisional sengaja digagas untuk memeriahkan Hari Anak Nasional sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional kepada para siswa.
“Apel dan permainan tradisional ini kami gagas pada momen memperingati Hari Anak Nasional agar siswa-siswa bisa mengenal berbagai jenis permainan tradisional. Kami berharap mereka tidak hanya mengenal permainan modern, tetapi juga mencintai permainan tradisional yang mengandung nilai kebersamaan, kejujuran, dan kerja sama,” ujar Susilawati.
Salah seorang siswi kelas III SDN Jurumudi 3, Aura Indah Oktaviani, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat bermain bersama teman-temannya.
“Aku senang sekali ikut apel dan bermain congklak sama teman-teman. Permainan tradisional itu seru, bikin kompak, dan semoga acara seperti ini sering diadakan,” ujar Aura.
Hal senada disampaikan Novanda Nabila Sri Rahayu, siswi kelas III SDN Jurumudi 3. Menurutnya, permainan tradisional memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperkenalkannya pada permainan yang kini mulai jarang dimainkan.
“Aku baru mencoba beberapa permainan tradisional. Ternyata asyik dan menyenangkan. Hari ini aku jadi lebih semangat belajar dan bermain bersama teman-teman,” kata Novanda.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, pihak sekolah berharap seluruh peserta didik dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus mencintai budaya bangsa melalui pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi Indonesia yang berakhlak, kreatif, dan berdaya saing.
















