Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Lambat Dalam Perbaikan Tanggul Irigasi Bendungan Ambit Waled Kabupaten Cirebon

Kali irigasi perbatasan Desa Ciuyah dan Desa Ambit menerima aliran air dari bendungan ambit banyak yang pada longsor akibat intensitas hujan yang tinggi.

Kabupaten Cirebon – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon lambat dalam perbaikan tanggul irigasi aliran air sungai dari Bendungan Ambit perbatasan antar Desa Ciuyah dan Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/03/2026).

Kali irigasi perbatasan Desa Ciuyah dan Desa Ambit menerima aliran air dari bendungan ambit banyak yang pada longsor akibat intensitas hujan yang tinggi.

Tanggul kali irigasi banyak yang pada longsor membahayakan warga sekitar bahkan anak-anak yang sering bermain di pinggir tanggul kali irigasi.

Harun sebagai warga sekitar mengaku kecewa dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon yang lambat dalam perbaikan tanggul irigasi hingga sampai menyebabkan tanggul pada longsor yang bisa membahayakan warga sekitar hingga anak-anak.

“Setahun yang lalu Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) hanya pembongkaran bangunan disekitar sungai dan pengerukan pasir saja sampai sekarang belom ada kepastian dalam perbaikan tanggul sungai aliran Bendungan Ambit,” kata Harun.

Ia juga mengatakan pada akhir tahun 2024 lalu di beberapa tempat Desa Ciuyah dan Desa Ambit terkena dampak banjir hingga ukuran sepinggang orang dewasa.

“Saya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon cepat dalam perbaikan di titik tanggul yang longsor agar saat intesitas hujan yang tinggi tidak mengalami banjir kembali.” tutup Harun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *