Diduga Gelapkan Uang Pedagang Ratusan Juta, Owner CV Minyak 77 Dilaporkan ke Polisi

Sugeng Mujiono dan Rikha Adelia Sandy, suami istri dilaporkan ke Polisi atas dugaan penipuan.

Tangerang – Seorang pedagang asal Tangerang mengaku menjadi korban dugaan penipuan pembelian sembako setelah mentransfer dana sekitar Rp600 juta untuk pemesanan minyak goreng, gula, dan tepung beras. Namun, hingga lebih dari sebulan, barang yang dijanjikan tak kunjung diterima.

Pasangan suami istri pemilik CV Minyak 77, Sugeng Mujiono dan Rikha Adelia Sandy, kini dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan.

“Sebulan barang tidak dikirim. Setelah disomasi juga tidak ada kabar. Akhirnya kemarin dilaporkan ke polisi karena Sugeng Mujiono dan Rikha Adelia Sandy sudah tidak bisa dihubungi, handphone-nya tidak aktif,” ujar korban kepada wartawan di kediamannya, Kamis (12/2/2026).

Korban menyebut, sejak Desember 2026 terdapat puluhan pedagang lain yang mengaku mengalami hal serupa. Bahkan, sebagian di antaranya telah membuat laporan resmi ke kepolisian.

“Di grup WhatsApp korban penipuan CV Minyak 77 jumlahnya ada puluhan orang. Perkiraan total pembelian mencapai miliaran rupiah dan barangnya tidak pernah dikirim,” ungkapnya.

Saat mendatangi alamat tempat tinggal yang juga tercatat sebagai alamat kantor CV Minyak Tujuh Tujuh, korban mengaku hanya bertemu dengan orang tua Sugeng. Dari keterangan keluarga, pasangan tersebut disebut pergi tanpa memberi tahu tujuan.

“Sugeng dan Rikha menitipkan anaknya yang masih balita ke orang tuanya. Mereka pergi dan tidak diketahui keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, paman Rikha Adelia Sandy, M. Manday alias Nandar, juga mengaku mengalami kerugian sebesar Rp69 juta. Namun ia menyatakan telah mengikhlaskan kerugian tersebut.

“Pamannya mengaku sebagai korban dan mengalami kerugian Rp69 juta, tetapi memilih mengikhlaskan,” tambahnya.

Kasus dugaan penipuan ini telah dilaporkan pada 11 Februari 2026 dengan nomor laporan LP/B/24/II/2026/SPKT/Polsek Kelapa Dua/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.

Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan kepastian hukum.

“Saya berharap mendapatkan keadilan dan meminta pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *