Warga Keluhkan Dugaan Prostitusi Online di Kontrakan Padat Penduduk Paku Haji, Laporan Tak Kunjung Ditindak

Kabupaten Tangerang – Warga Kali Baru, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan dugaan praktik prostitusi online yang beroperasi di sebuah rumah kontrakan di tengah pemukiman padat penduduk.

Aktivitas tersebut dinilai semakin meresahkan karena hingga kini belum ada tindakan nyata meski warga mengaku sudah berulang kali melapor.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, keberadaan kontrakan tersebut sudah lama dicurigai menjadi tempat praktik prostitusi online.

Ironisnya, laporan yang telah disampaikan warga kepada pihak terkait belum membuahkan hasil.

“Kami sudah sering melapor, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Warga cuma kena apesnya aja akibat keberadaan prostitusi online itu,” ujar warga tersebut.

Selain mengganggu ketenangan lingkungan, warga juga mengaku khawatir akan potensi penyalahgunaan narkoba.

Kecurigaan tersebut muncul lantaran seringnya orang-orang yang tidak dikenal keluar masuk kontrakan tersebut dengan intensitas tinggi dan durasi singkat.

“Yang datang orangnya beda-beda terus, keluar masuk cepat. Kami takut ada penyalahgunaan narkoba juga. Ini kan dekat rumah warga dan banyak anak-anak,” tambahnya.

Menurut warga, kondisi ini membuat lingkungan terasa tidak aman, terutama pada malam hari. Aktivitas keluar masuk orang asing terjadi hampir setiap hari tanpa pengawasan yang jelas.

Warga berharap aparat pemerintah desa, Satpol PP, serta kepolisian setempat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penertiban secara serius, bukan sekadar menerima laporan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa Kali Baru maupun aparat penegak hukum terkait tindak lanjut atas laporan warga tersebut.

Warga menegaskan tidak ingin mengambil tindakan sendiri dan memilih jalur pelaporan resmi, namun berharap keluhan mereka tidak terus diabaikan demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *