Satreskrim Polsek Paku Haji Lidik Lokasi Dugaan Prostitusi Online, Warga Minta Penindakan Tegas

Kabupaten Tangerang – Satreskrim Polsek Paku Haji bergerak cepat Di pimpin kanit reskrim IPDA ARQI AFIANDI,S.H. beserta personil piket, Fungsi menindaklanjuti laporan dan keluhan warga terkait dugaan praktik prostitusi online yang meresahkan lingkungan permukiman di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang.

Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat praktik tersebut.

Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas mendatangi salah satu kamar yang dilaporkan warga, yakni kamar nomor 05.

Namun berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, pelaku utama diduga sudah tidak berada di tempat.

“Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi sesuai laporan masyarakat. Dari keterangan yang kami dapatkan, pelaku yang diduga menjalankan praktik prostitusi online di kamar tersebut sudah pindah ke wilayah Bojong Renged,” ujar salah satu petugas Satreskrim Polsek Paku Haji di lokasi.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap berlanjut guna memastikan tidak ada aktivitas serupa yang masih berlangsung maupun jaringan lain yang terlibat.

“Kami akan terus melakukan pendalaman dan penelusuran lanjutan. Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya penindakan,” tambahnya Andy.

Sementara itu, warga sekitar mengaku resah dengan adanya dugaan praktik prostitusi online tersebut.

Aktivitas keluar-masuk orang tak dikenal dinilai mengganggu ketenangan dan menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak sosial di lingkungan mereka.

“Kami sebagai warga hanya kena imbasnya saja. Lingkungan jadi tidak nyaman, sering keluar masuk orang yang tidak kami kenal,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga menyebut bahwa laporan terkait dugaan prostitusi online ini bukan kali pertama disampaikan kepada pihak berwenang.

“Sudah sering kami laporkan, tapi baru kali ini ada tindak lanjut langsung ke lokasi. Kami berharap ada tindakan tegas supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” tambah warga lainnya.

Masyarakat berharap aparat kepolisian terus melakukan pengawasan dan penindakan serius agar lingkungan kembali aman dan kondusif, serta praktik prostitusi online dapat diberantas hingga ke akar-akarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *