
Kota Tangerang – Cuaca ekstrem melanda Kota Tangerang yang menyebabkan banjir di wilayah tersebut, termasuk banjir terjadi di lingkungan RT.05/RW.03, Batusari, Batuceper.
Ketua RT.05/RW.03 Batusari, Rusli, mengungkapkan bahwa pihak kelurahan tidak menunggu lama setelah menerima laporan banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
“Saya langsung komunikasi dengan Pak Lurah dan diteruskan ke kecamatan. Alhamdulillah cepat ditanggapi, hari itu juga mesin sedot air langsung datang ke lokasi,” ujar Rusli.
Ia menjelaskan, banjir yang merendam sedikitnya 30 kepala keluarga ini disebabkan oleh posisi wilayah yang berada di dataran rendah serta kondisi drainase yang tidak lagi memadai akibat perkembangan pembangunan.
“Ya seharusnya dulu sebelum pembuatan itu dibuat dulu drainasenya, yang ada diperbesar, malah sekarang kesannya kan kita sudah sulit lagi kalau kita untuk membuat drainase baru karena adanya tol dan rel kereta yang ada di sebelah timur di Kelurahan Batujaya khususnya,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Batusari, Jariri, menyatakan bahwa keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas utama pemerintah kelurahan dalam kondisi darurat.
“Penanganan awal kami lakukan agar genangan cepat surut dan warga bisa kembali beraktivitas. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan dinas terkait untuk penanganan lanjutan,” kata Jariri.
Selain penanganan darurat, pihak kelurahan juga akan melakukan pendataan wilayah rawan banjir sebagai bahan evaluasi ke depan.
“Kami akan dorong solusi jangka panjang, terutama terkait drainase dan tata ruang, supaya banjir tidak terus berulang,” pungkasnya.
















