
Bekasi – Aksi seorang pria paruh baya yang membuang sampah ke saluran irigasi di kawasan SMA Taman Harapan Dua, Kampung Bulak Sentul, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, memicu kemarahan warga.
Perbuatan itu bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga terekam jelas oleh kamera CCTV yang baru saja dipasang warga untuk mengatasi maraknya pembuangan sampah liar di wilayah tersebut.
Rekaman CCTV berdurasi beberapa menit itu menunjukkan seorang pria datang mengayuh sepeda menuju sisi saluran air.
Di tangannya, ia membawa kantong plastik besar berisi sampah rumah tangga. Tanpa menengok kiri-kanan, pelaku langsung melemparkan kantong tersebut ke dalam irigasi dan bersiap pergi seperti tak terjadi apa-apa.
Namun, apa yang dilakukan pelaku ternyata sudah dipantau oleh warga dan pengurus lingkungan dari pos ronda.
Warga memang sudah lama resah karena saluran irigasi di sekitar sekolah kerap tersumbat akibat sampah rumah tangga, sehingga menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan genangan air di musim hujan.
“Kami sudah bosan dengan kelakuan warga yang seenaknya buang sampah di sini. Makanya kita sepakat pasang CCTV. Dan benar saja, baru beberapa hari terpasang, sudah ada yang tertangkap,” ujar salah satu pengurus.
Begitu melihat kejadian dalam rekaman real-time, warga bergerak cepat dan menghadang pelaku sebelum ia meninggalkan lokasi.
Terkejut dan tak berkutik, pria itu akhirnya diminta bertanggung jawab atas perbuatannya.
Petugas lingkungan kemudian menginstruksikan agar pelaku mengambil kembali sampah yang baru ia buang, sebagai bentuk sanksi sosial langsung di tempat kejadian.
Aksi itu sempat menarik perhatian warga lain yang melintas, menjadi tontonan sekaligus peringatan keras bagi siapapun yang berniat melakukan pelanggaran serupa.
“Kami lakukan ini untuk efek jera. Kalau dibiarkan, besok-besok makin banyak yang ikut-ikutan. Lingkungan kami jadi korban,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.
Warga kini berencana menambah titik-titik pemasangan CCTV dan membuat sistem patroli lingkungan untuk memperkuat pengawasan.
Mereka berharap, langkah ini dapat memutus kebiasaan buruk sebagian warga yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak peduli pada kebersihan lingkungan.
Pihak lingkungan juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan pelaku pembuangan sampah liar sebagai bentuk gerakan bersama menjaga kebersihan wilayah.
“Bekasi ini padat, kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi? Jangan sampai saluran mampet, banjir datang, tapi yang salah justru masyarakat sendiri,” tutup pengurus RT.
















