TANGERANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Sepatan bersama Ikatan Santri Permata Sepatan Lirboyo (ISPSL) menggelar acara Buka Puasa Bersama sekaligus Haul Masyaikh Lirboyo, khususnya mengenang Almarhum Maghfurlah KH. Abdul Karim. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Perum Permata Sepatan, Desa Pisangan Jaya Kecamatan Sepatan, pada Minggu (15/03/2026).
Acara ini dihadiri oleh puluhan pendekar Pencak Silat Pagar Nusa, santri alumni Lirboyo, perwakilan wali santri, serta tokoh masyarakat setempat, termasuk Ketua RT 004 dan RW 005 Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan.
Wakil Ketua Pagar Nusa Kecamatan Sepatan, Ahmad Saefuri, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan wadah untuk memperkuat tali persaudaraan antar anggota di bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah Ini.
”Kegiatan hari ini bukan sekadar makan bersama, melainkan momentum untuk menyatukan visi dan mempererat tali silaturahmi antar pengurus serta santri Pagar Nusa se-Kecamatan Sepatan. Kami ingin semangat Ramadhan ini membawa keberkahan bagi organisasi dan masyarakat sekitar,” ujar Ahmad Saefuri di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Ust. Teguh Iman Prayitno Sudrajat selaku Penasehat Santri dan Pencak Silat Pagar Nusa Kecamatan Sepatan, menekankan pentingnya menjaga tradisi penghormatan kepada guru (Masyaikh).
”Melalui Haul Masyaikh Lirboyo ini, kita ingin para santri dan pendekar tidak lupa pada akar sanad keilmuannya.
Meneladani perjuangan KH. Abdul Karim adalah kunci agar kita memiliki karakter yang kuat, rendah hati, dan tetap berada di jalur dakwah ala Ahlussunnah wal Jama’ah,” tegas Ust. Teguh.
Acara juga diisi dengan siraman rohani (Kultum) yang disampaikan oleh Ust. Amat Daenuri Selaku Ketua Ranting NU Desa Pisangan Jaya. Dalam tausyiahnya, beliau membedah secara mendalam mengenai keutamaan puasa di bulan suci Ramadhan sebagai sarana pembersihan jiwa dan peningkatan derajat ketakwaan.
Beliau mengingatkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran dan empati sosial, yang sangat relevan dengan jiwa seorang pendekar Pagar Nusa yang harus menjadi pelindung bagi sesama.
Rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Setelah berbuka puasa bersama dan menunaikan salat berjamaah serta foto-foto bersama, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Ust. Amat Daenuri., tutupnya.
Red : RAS
















