
Kota Tangerang – Kemacetan panjang kembali terjadi di Jl KS Tubun No 44 Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, tepat di depan Rumah Sakit Ar-Rahmah, Kota Tangerang.
Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh kondisi badan jalan bekas galian pemasangan pipa PDAM Tirta Benteng yang hingga kini tak kunjung terselesaikan secara tuntas.
Pantauan di lapangan menunjukkan, permukaan jalan hasil perbaikan tampak tidak rata dan lebih rendah dibandingkan badan jalan semula. Kondisi tersebut memaksa kendaraan melambat, terutama kendaraan roda empat dan angkutan umum, sehingga menimbulkan antrean panjang hampir di seluruh lengan persimpangan. Ironisnya, titik ini merupakan akses vital menuju fasilitas kesehatan, yang seharusnya bebas hambatan.
Aktivis Kota Tangerang, Thoriq Arfansyah, menilai proyek perbaikan jalan tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan rendahnya tanggung jawab pelaksana pekerjaan.
“Ini bukan sekadar tambal sulam. Bekas galian PDAM seharusnya dikembalikan ke kondisi semula, baik dari segi ketebalan maupun kualitas aspal. Kalau dibiarkan seperti ini, masyarakat yang dirugikan setiap hari,” tegas Rizky.
Ia juga menyoroti dugaan penghematan material yang berakibat pada menurunnya kualitas jalan.
“Ketebalan jalan jelas tidak seperti sebelumnya. Patut diduga ada pengurangan spesifikasi teknis. Jangan sampai proyek publik hanya mengejar selesai di atas kertas, tapi mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga,” tambahnya.
Thoriq mendesak PDAM Tirta Benteng bersama dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan ulang sesuai standar teknis jalan.
“Kalau tidak ada tindakan tegas, kemacetan ini akan terus berulang. Pemerintah daerah harus hadir, jangan menunggu keluhan warga viral baru bergerak,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Tirta Benteng terkait keluhan masyarakat dan kondisi perbaikan jalan di Simpang Tujuh depan RS Ar-Rahmah tersebut.
















