
Kota Tangerang – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tangerang sejak Minggu (11/1/2026) mengakibatkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah. Sedikitnya lima kecamatan terdampak dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan banjir terjadi di Kecamatan Benda, Neglasari, Periuk, Jatiuwung, dan Cibodas. Genangan air merendam jalan umum, permukiman warga, hingga fasilitas umum.
“Genangan air terjadi di beberapa titik dengan ketinggian bervariasi dan saat ini masih dalam pemantauan petugas BPBD di lapangan,” ujar Andia, Senin (12/1/2026).
Di Kecamatan Benda, banjir dilaporkan terjadi di Kampung Rawa Bokor RT 002/RW 01, Kampung Baru Jurumudi RT 002/RW 04, Pondok Pesantren At-Taqwa RW 09 Belendung, depan Polsek Benda, Kampung Rawa Bamban Jurumudi Baru, Jalan Atang Sanjaya, serta Jalan Husein Sastranegara.
Dampak banjir di wilayah tersebut menyebabkan tujuh kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa mengungsi ke Pos Pemadam Kebakaran Benda.
BPBD Kota Tangerang telah menyiagakan personel serta sarana pendukung guna memastikan keselamatan warga terdampak. Penanganan difokuskan pada lokasi pengungsian dan wilayah dengan ketinggian genangan yang cukup signifikan.
“Sejak pagi kami melakukan monitoring lapangan, membantu mobilisasi warga, serta menyiagakan perahu dan personel di titik-titik rawan genangan,” jelasnya.
Selain Kecamatan Benda, genangan air juga terjadi di Kecamatan Neglasari, tepatnya di Perumahan Bandara Mas RW 06, Kelurahan Selapajang Jaya. Di Kecamatan Periuk, genangan menghambat arus lalu lintas di Jalan Situ Bulakan, Jalan Mutiara Peluit, dan Jalan Regency depan Pasar Regency.
Sementara itu, Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas turut terdampak dengan genangan di sejumlah ruas jalan utama. BPBD bersama tim gabungan terus melakukan penyedotan air di fasilitas umum serta memastikan akses jalan tetap dapat dilalui masyarakat.
Andia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lanjutan dan segera melapor jika kondisi genangan membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan, terutama di wilayah yang masih berpotensi diguyur hujan lebat,” katanya.
Hingga Senin siang, BPBD Kota Tangerang masih memantau ketinggian muka air sungai melalui CCTV. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi hingga malam hari.
Warga diminta segera melapor melalui layanan darurat 112 atau Hotline BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582144 apabila menemukan kondisi darurat, termasuk pohon rawan tumbang.
















