Kota Tangerang – Masyarakat dan para pendekar silat menghadiri kegiatan Haul Guru Besar Silat Be’si Perguruan Kebon Jemali yang digelar di Jalan Almukhlisin, RT 02/06, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi momen untuk mengenang jasa dan perjuangan sang guru besar dalam melestarikan seni bela diri tradisional.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pendekar silat, termasuk Ketua Jawara Benteng Sam Pitung yang turut memberikan penghormatan kepada tokoh silat yang telah berjasa dalam menjaga warisan budaya.
Haul ini juga dipimpin langsung oleh Samsuni, yang dikenal sebagai Guru Besar Sanggar Silat Be’si Kebon Jemali. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menggelar doa bersama, tahlil, serta mengenang nilai-nilai perjuangan dan ajaran yang diwariskan oleh guru besar silat tersebut.
Samsuni dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan haul ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah menjaga budaya silat sebagai identitas masyarakat Betawi dan Tangerang.
“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya silat Be’si. Apa yang diajarkan para guru terdahulu bukan hanya soal bela diri, tetapi juga tentang akhlak, persaudaraan, dan menjaga tradisi,” ujar Samsuni.
Selain doa bersama, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar pendekar dari berbagai perguruan silat di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Para peserta berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya pencak silat sebagai warisan leluhur.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan hingga akhir acara, menegaskan bahwa silat tidak hanya menjadi olahraga atau bela diri, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat.
















