
Kota Tangerang – Forum Persatuan Pemuda Neglasari (FP2N) melayangkan kritik keras terhadap aktivitas kendaraan berat milik PT IMS Logistics Indonesia yang dinilai merusak kenyamanan dan membahayakan keselamatan warga.
Muatan tanah merah yang jatuh dan berserakan di jalan membuat permukaan jalan licin dan telah menyebabkan sejumlah pengendara roda dua terjatuh hingga mengalami luka-luka.
Perwakilan FP2N menegaskan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung lama namun tidak pernah mendapat penanganan serius.
Mereka menuduh perusahaan abai terhadap dampak sosial dan keselamatan lingkungan sekitar.
“Ini bukan kejadian sekali dua kali. Hampir tiap hari tanah merah berceceran di jalan. PT IMS tidak bisa pura-pura tidak tahu. Akibat kelalaian mereka, warga kami jatuh, terluka, dan terancam nyawanya,” ujar Doyok.
FP2N menilai PT IMS Logistics hanya memikirkan operasional tanpa mempedulikan keselamatan masyarakat sekitar.
Mereka menuntut perusahaan bertindak cepat sebelum ada korban yang lebih parah.
“Kalau perusahaan ini masih beroperasi tanpa aturan, sama saja mereka mengundang maut di jalanan. Kami minta pembersihan dilakukan setiap hari, muatan ditutup rapat, dan jalur alternatif dipertimbangkan. Jangan tunggu ada korban tewas baru bergerak,” lanjutnya.
Mereka juga meminta pemerintah kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perhubungan bertindak tegas melakukan pengawasan dan penertiban truk bermuatan tanah yang kerap melintas tanpa pengendalian.
“Kami ingin pemerintah hadir. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban tapi penyebabnya dibiarkan. Pengawasan harus nyata, bukan cuma rapat tanpa hasil,” tutup Doyok.
Hingga kini, PT IMS Logistics Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik dan tuntutan FP2N.
















