
Kota Tangerang – Seorang orang tua bayi berusia delapan bulan menyampaikan keluhan terhadap pelayanan medis yang diterima anaknya saat menjalani perawatan di RS Sintanala.
Keluhan tersebut disampaikan setelah anaknya datang ke rumah sakit dalam kondisi sakit, namun dinilai tidak mendapatkan penanganan yang memadai.
Menurut keterangan orang tua pasien, anaknya dibawa ke RS Sintanala sekitar pukul 12.00 siang karena mengalami demam, muntah, batuk, diare, tidak mau makan dan minum, hingga kondisi tubuh melemah akibat dehidrasi.
“Saat datang ke rumah sakit, anak saya hanya dipasang infus. Sampai sekitar jam lima sore belum diberikan obat apa pun,” ujar orang tua pasien 27 Desember 2025.
Ia menyampaikan bahwa pemberian obat baru dilakukan setelah dirinya menyampaikan langsung keluhan kepada dokter.
Kondisi tersebut membuatnya merasa anaknya tidak mendapatkan perhatian yang cukup, mengingat usia bayi yang masih sangat rentan.
“Anak saya masih 8 bulan, belum bisa bicara dan menyampaikan apa yang dia rasakan. Menurut saya, dokter tidak bisa menyamakan penanganan anak kecil dengan orang dewasa,” katanya.
Orang tua pasien juga mempertanyakan standar respons medis terhadap pasien bayi. Ia menilai seharusnya penanganan dilakukan lebih cepat dan komprehensif tanpa harus menunggu adanya desakan dari keluarga.
“Apakah harus menunggu kondisi memburuk atau sampai meninggal dunia baru ditangani dengan serius?” ujarnya.
Merasa tidak ada perkembangan berarti, keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa pulang anak tersebut sekitar pukul 21.00 malam.
Ia menyebutkan bahwa sebelum pulang, seluruh administrasi dan pembayaran telah diselesaikan, dan obat baru diberikan setelah proses pembayaran dilakukan.
“Sangat disayangkan, sekelas rumah sakit besar, tapi saya merasa nilai kemanusiaannya kurang dirasakan oleh pasien kecil seperti anak saya,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak keluarga menyebut anaknya diduga mengalami sakit atau infeksi virus dan berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien bayi dan anak.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Sintanala terkait keluhan tersebut.
















