
Sejumlah aktivis kembali menyoroti anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang yang dinilai fantastis, namun tidak sebanding dengan kualitas pengawasan infrastruktur di lapangan.
Salah satu sorotan paling mencolok terjadi di sepanjang Jalan Suryadarma sebelum TPU Selapajang, di mana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dikabarkan sering mati dan dibiarkan gelap dalam waktu lama.
Aktivis Kota Tangerang, Husen, menyebut kondisi tersebut sebagai bentuk kegagalan Dishub dalam menjalankan fungsi dasar pelayanan publik.
“Bayangkan, ini jalan utama yang ramai, dekat bandara pula, tapi gelap seperti tidak bertuan. Anggaran Dishub itu besar sekali, tetapi pengawasan PJU saja tidak becus. Jalan Suryadarma menuju TPU Selapajang saja tidak mampu mereka urus. Ini memalukan,” tegasnya.
Menurutnya, gelapnya jalan di kawasan itu bukan hanya mengundang potensi kecelakaan, tetapi juga mengganggu rasa aman warga Jum’at 14 November 2025.
“Kalau Dishub bekerja benar, jalan-jalan seperti Suryadarma tidak akan gelap gulita. Publik bisa menilai sendiri: anggaran besar, tapi hasil nol. Ini bukan sekadar kelalaian, ini kegagalan manajemen,” kritiknya.
Ia juga menantang DPRD untuk melakukan audit khusus terhadap anggaran pemeliharaan PJU.
“Jangan-jangan masalahnya bukan teknis, tetapi ada yang tidak beres dalam pengelolaan anggaran. DPRD harus panggil Dishub, buka semuanya. Kalau terus begini, pimpinan Dishub patut dievaluasi,” tambah Husen.
Aktivis itu menutup dengan penegasan bahwa pelayanan dasar seperti PJU tidak boleh amburadul, apalagi ketika anggaran sudah disediakan dalam jumlah besar.
“Ini uang rakyat. Jangan sampai masyarakat merasa dikhianati karena gelapnya Jalan Suryadarma saja tidak mampu diselesaikan. Kami akan terus mengawal,” pungkasnya.
















